Hellow semua 😃
Tak terasa sudah sebulan blog Mrtd404 berdiri dan ini merupakan postingan saya yg ke empat. Kali ini saya akan menjelaskan mengenai Cara Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Kata. Saya akan menjelaskan dengan tambahan gambar agar kalian lebih mengerti hehe. Oh iyahh seperti artikel-artikel sebelumnya, artikel ini juga dibuat dengan salah satu tujuan untuk memenuhi tugas praktikum ke-4 mata kuliah Penerapan Komputer yang sedang saya jalankan. Okey dah tanpa berpanjang lebar lagi langsung disimak saja di bawah.
A.Pengenalan Perangkat Lunak Pengolah Kata
Apa sih perangkat lunak pengolah kata itu?pasti kalian semua udah pernah ngedenger kan ya istilah itu? Perangkat lunak pengolah kata adalah perangkat lunak yang dirancang khusus untuk mengolah kata. Perangkat lunak ini tuh paling penting dan paling banyak dibutuhkan di berbagai bidang. Coba bayangkan jika suatu kantor/perusahaan tidak memiliki perangkat lunak ini? Gimana mereka bikin surat dan lain-lain? Dengan aplikasi ini bisa ngebantu kita untuk buat surat, proposal, artikel, brosur, dll. Contoh dari perangkat lunak ini apa sih? Saya kasih contoh, kalian tau Microsoft Word kan? Nah itu merupakan salah satu perangkat lunak pengolah kata yang paling terkenal karena memang penggunaannya sangat simpel dan fiturnya lengkap. Kalian bisa mendapatkan microsoft word dengan membeli lisensinya, ingat yaa jangan menggunakan software bajakan sebagai dukungan kita untuk developer pembuat softwarenya.
Saya yakin kalian semua sudah pernah menggunakan perangkat lunak pengolah kata ini, tetapi mungkin kebanyakan kalian tidak mengetahui fitur-fitur apa saja yang dapat kalian gunakan di perangkat lunak ini. Dalam artikel ini saya akan menjelaskan cara formating, membuat Table Of Content (TOC), section break, caption, membuat citation (sitasi), dan membuat bibliograpy (daftar pustaka).
B. Formating di Microsoft Word
Jika kalian ingin mengetik sebuah tulisan di Ms.Word kalian terlebih dahulu harus mengatur formatnya. Kebanyakan orang mengetik terlebih dahulu baru setelah itu mengatur format tulisannya. Hal itu merupakan kesalahan, karena setelah di format kemungkinan tulisannya akan berantakan. Jadi, sebaiknya sebelum menulis di Ms.Word biasakan mengatur formatnya terlebih dahulu. Saya akan menjelaskan beberapa langkah untuk formating di Ms.Word.
- Pertama, kalian harus menentukan jenis ukuran kertas dari dokumen yang kalian buat agar ketika nanti di print sesuai dengan yang kalian inginkan. Kalian bisa klik Tab Page Layout, pilih Size, disitu ada beberapa jenis ukuran kertas seperti letter, A4, A3, dll
- Untuk menentukan lebar kiri,kanan,atas, bawah kalian bisa mengatur Margin sesuai dengan yang kalian inginkan. Masih di Tab Page Layout, pilih Margins, klik Custom Margins
- Lalu, akan terbuka jendela Page Setup, pada bagian Margins, Top untuk menentukan lebar atas kertas, Left untuk menentukan lebar kiri kertas, Bottom untuk menentukan lebar bawah kertas, dan Right untuk menentukan lebar kanan kertas. Jika sudah klik OK
- Setelah melakukan formating kertas dan margins, kalian bisa melakukan formating tulisan yang akan kalian buat, Klik Tab Home, di bagian font kalian bisa mengatur jenis font, ukuran font, menebalkan tulisan, memeringkan tulisan, memberi warna tulisan, dll
- Pada bagian Paragraph, kalian bisa menambahkan point-point, meratakanankan/meratakirikan/meratatengahkan tulisan kalian, paragraph spacing, dll.
Table Of Content? Pasti kita asing dengan istilah ini bukan? Jadi Table Of Content itu nama lain dari daftar isi. Nah kalo daftar isi pasti udah pada tau bukan? Daftar isi sering kita buat ketika kita membuat suatu buku atau makalah yang bertujuan untuk memberi informasi apa saja yang terdapat pada buku atau makalah yang kita buat beserta nomor halaman. Kebanyakan orang membuat daftar isi yang bisa dibilang cape nulis formatnya, setelah selesai belum tentu hasilnya itu rapih,pasti kalian pernah melakukan itu kan? Nah daripada kalian cape-cape ngetik format daftar isi secara manual, saya bakal menjelaskan cara cepat membuat daftar isi dengan fitur Table Of Content yang ada di Microsoft Word.
- Pertama kalian ketik dulu apa saja yang mau dimasukkan kedalam daftar isi, ketik apa saja yang akan menjadi Bab dan Sub-Bab
- Blok bagian yang ingin kaliankan jadikan Bab. Lalu, ubah format tulisannya menjadi Heading 1
- Lalu, buat halaman baru sehingga nanti hasil daftar isinya lebih rapih. klik menu REFERENCES. Pilih dan klik Table Of Contents yang terdapat di pojok kiri. Setelah itu, pilih model daftar isi yang kalian inginkan
- Selamattttt!! Daftar Isi kalian berhasil terbuat tanpa repot-repot ngetik manual format daftar isinya.
D. Section Break
1. Pengertian Section Break
1. Pengertian Section Break
Pasti kalian asing dengan "Section Break" ini kan? Tenang aja saya bakal jelasin apa sih Section Break itu. Jadi, Section Break adalah satu fitur di Microsoft Word yang berguna untuk membantu dalam mengatur layout atau fomat pada section tetentu di dokumen yang sama.
2. Fungsi Section Break- Menggabungkan layout satu kolom dan dua kolom atau lebih pada halaman yang sama
- Mengatur format header dan footer yang berbeda
- Membuat format nomor halaman yang berbeda dalam dokumen yang sama
- Membuat page border yang berbeda dalam dokumen yang sama
- Membuat orientasi kertas yang berbeda dalam dokumen yang sama
- Membuat margin halaman yang berbeda dalam dokumen yang sama.
3. Macam-Macam Section Break
- Next Page, jenis section break yang ini akan memulai section baru pada halaman selanjutnya. Jenis ini bisa kalian gunakan untuk memulai bab baru dalam sebuah dokumen
- Continuous, kalau yang ini section yang baru akan ada di halaman yang sama. Kalian bisa gunakan jenis yang ini untuk halaman yang memiliki jumlah kolom yang berbeda
- Even Page atau Odd Page, digunakan untuk memulai setiap section baru pada halaman bernomor genap atau ganjil. Sesuai digunakan bila ingin setiap bab baru dimulai pada halaman genap atau ganjil.
4. Cara Membuat Section Break
- Klik Tab Page Layout, lalu pilih Breaks. Pada bagian Section Break, pilih jenis Section Break yang kalian ingin. Saya disini akan menjelaskan yang jenis Next Page jadi pilih yang Next Page
- Setelah itu, akan muncul secara otomatis halaman baru yang berbeda sectionnya dengan halaman sebelumnya
E. Caption
Kalian pasti pernah mengupload foto di instagram kan? Pasti ketika upload foto kalian menulis caption yang akan ditampilkan di bawah foto kalian. Nah Caption yang dimaksud di Microsoft Word ini sama dengan yang ada di IG. Namun, Caption di sini fungsinya lebih luas. Jika di IG Caption berfungsi hanya untuk menambahkan keterangan gambar, pada Microsoft Word fitur menambahkan Captionnya bisa untuk digunakan menambahkan keterangan pada sebuah gambar, tabel, grafik ataupun carta yang disajikan oleh penulis sehingga pembaca dapat memahami informasi singkat yang ada pada gambar, tabel, grafik atau carta tersebut. Saya akan menjelaskan cara membuat caption pada gambar.
- Klik pada gambar yang ingin kalian tambahkan caption hingga terblok. Lalu, klik Tab References, pilih Insert Caption
- Setelah itu akan terbuka jendela Caption, untuk memilih label klik Label. Namun, jika kalian ingin menambahkan jenis label sesuai dengan yang kalian inginkan klik New Label terlebih dahulu
- Isi nama label yang kalian inginkan, lalu klik OK
- Setelah memilih jenis label, klik Numbering untuk memilih jenis nomor yang diinginkan. Jendela Caption Numbering akan terbuka. Terdapat beberapa jenis format penomoran,yaitu angka numerik biasa, huruf kapital dan non-kapital, serta angka romawi. Jika sudah memilih jenis penomoran, klik OK
- Jika sudah selesai dengan penomoran, klik Position untuk memilih letak Captionnya. Pilih “Above selected item” jika kalian ngin meletakkan captionnya di atas gambar, dan pilih “Below selected item” jika kalian ingin meletakkan caption di bawah gambar. Lalu klik OK
F. Membuat Citation (Sitasi)
Jika kalian ingin membuat makalah ataupun laporan pasti kalian harus mencantumkan sitasi. Sitasi adalah daftar pustaka dari sejumlah dokumen yang dirujuk atau yang dikutip oleh sebuah dokumen dan setiap daftar pustaka dokumen tersebut dimuat dalam bibliografi dokumen yang mengutip, yang secara khusus mengkaji pengarang dan karya-karya lain. Yang perlu kalian tau Ms.Word mempunyai fitur membuat sitasi secara otomatis. Jadi, kalian tidak perlu repot menulis sitasi secara manual sehingga akan efisien. Simak penjelasannya saya berikut ini.
- Pertama, klik Tab References, pilih Insert Citation >> Add New Source
- Setelah itu, jendela Create Source akan terbuka, disitu ada beberapa bagian pengaturan yang harus kalian atur
- Type of Source, ini merupakan sumber dari sitasi kalian bisa berupa buku, jurnal, artikel, laporan, dll
- Author, nama orang pembuat/pengarang buku/jurnal/artikel yang kalian jadikan sitasi
- Title, judul dari buku/jurnal/artikel
- Year, tahun terbit buku/jurnal/artikel
- City, kota terbit dari sumber sitasi kalian
- Publisher, nama penerbit dari sumber sitasi kalian
- Jika sudah selesai semua klik OK
- Sitasi dari sumber yang kalian tulis tadi akan muncul
G. Membuat Bibliograpy (Daftar Pustaka)
Jika sebelumnya membahas tentang bagaimana membuat Citation (Sitasi) di Microsoft Word. Sekarang kita akan membahas tentang Bibliograpy. Apa sih Bibliograpy itu? Jika kalian membuat sitasi pada makalah/buku yang kalian buat pastinya kalian juga mencantumkan Daftar Pustaka bukan? Nah Daftar Pustaka tersebut lah yang disebut Bibliography dan MS.Word mempunyai fitur Bibliography, jadi kalian tidak perlu mengetik formatnya secara manual. Penasaran kan gimana caranya? Oke langsung saja disimak baik-baik.
- Sebelum membuat daftar pustakanya kalian harus menginput sumber dari daftar pustaka kalian. Caranya sama seperti menginput sumber untuk sitasi,yaitu klik Tab References, lalu pilih Insert Citation>>Add New Source
- Setelah itu, jendela Create Source akan terbuka, disitu ada beberapa bagian pengaturan yang harus kalian atur,seperti asal sumbernya (dari buku/makalah jurnal), nama pengarang/pembuat, tahun terbit, kota terbit, dan nama penerbit
- Untuk memilih format penulisan daftar pustakanya, kalian bisa klik Style. Terdapat beberapa aturan baku penulisan daftar pustaka yang sudah ada. Kalian bisa pilih sesuai dengan yang kalian butuhkan.
Sekian artikel saya tentang Cara Menggunakan Perangkat Lunak Pengolah Kata. Semoga dapat bermanfaat bagi kalian semua. Mohon maaf jika masih banyak kekurangan dalam penulisan. Terimakasih telah mengunjung blog Mrtd404 😊😊































Tidak ada komentar:
Posting Komentar