Latest News

[P5-NCC] Exploration of Data Processing Software




Assalamu'alaikum Wr. Wb

Hellow para pengunjung setia blog Mrtd404 😅 Apakabar nih kalian? semoga selalu sehat yaa guys. Saya kali ini akan memposting sebuah artikel, yaitu Exploration of Data Processing Software. Wahh apaan tuh yaa? Maaf ya guys kalo judulnya sok-sok an make Bahasa Inggris hehe. Sesuai dengan judul kalo ditranslate, yaitu Eksplorasi Software Perangkat lunak pengolah data. Yaps kita bakal eksplorasi ke dalam dunia software pengolah data. Artikel ini juga saya buat untuk memenuhi tugas ke-5 praktikum mata kuliah Penerapan Komputer. Oke langsung saja kita mulai mengeksplor!!

A. Penjelasan Perangkat lunak Pengolahan Data


Mungkin kebanyakan dari kalian sudah mengetahui perangkat lunak data, tetapi saya disini akan menjelaskan secara singkat apa sih perangkat lunak pengolah data itu. Jadi, perangkat lunak pengolah data adalah perangkat lunak yang digunakan untuk mengatur dan mengelola data dalam bentuk database. Biasanya seriing dipakai untuk membuat laporan data tertentu, kalau di dunia perkuliahan atau pendidikan biasanya dipakai untuk membuat presensi siswa/mahasiswa, lalu untuk memproses data siswa/mahasiswa. Beberapa software pengolah data yang ada di antara lain LibreOffice calc,  OpenOffice calc, KingsoftOffice, dan yang paling terkenal adalah Microsoft Excel yang merupakan produk dari Microsoft. Dalam artikel ini saya menjelaskan dengan menggunakan  Microsft Excel versi tahun 2016.


B. Istilah-istilah pada Microsoft Excel

1. Workbook

Seperti namanya "book", yaitu sebuah buku. Workbook ini memang bisa dibilang seperti buku karena terdiri dari lembar-lembar kertas kerja yang disebut worksheet. Jadi, workbook merupakan kumpulan dari worksheet yang biasanya berextensi xlsx, xlsb atau xlam.




2. Worksheet

Seperti yang sudah disinggung di atas, worksheet bagaikan lembaran-lembaran kertas yang berada di dalam buku. Worksheet merupakan lembar kerja yang merupakan tempat kalian memasukkan data, membuat tabel, membuat chart, dan lain sebagainya. Kalian dapat merubah nama worksheet kalian dengan cara klik kanan pada nama worksheet kalian>>Rename atau dengan double klik pada nama worksheet. Lalu, Kalian juga dapat menambahkan jumlah worksheet kalian dengan klik simbol + yang dikelilingi oleh lingkaran.




3. Row dan Column

Row atau dalam bahasa Indonesia disebut baris merupakan bagian dari worksheet yang melintang horisontal ke samping dan ditandai dengan angka 1,2,3 dan seterusnya.

Column atau dalam bahasa Indonesia disebut kolom merupakan bagian yang melintang vertikal ke atas yang ditandai dengan huruf A,B,C, dan seterusnya.




4. Cell dan Range

Cell atau dalam bahasa Indonesia disebut sel merupakan istilah untuk titik pertemuan antara kolom dan baris pada sebuah worksheet tempat dimana kalian memasukkan teks, angka maupun formula atau rumus excel. Sebuah sel biasanya diberi nama atau alamat sesuai nama kolom dan nomor barisnya misalnya Sel E7, artinya merujuk pada sel yang ada dikolom E pada baris nomor 7.

Range atau dalam bahasa Indonesia disebut rentang marupakan kumpulan dari beberapa sel pada sebuah worksheet. Sebuah range biasanya ditulis dengan (Nama sel awal : Nama sel akhir), contohnya D14:G14, artinya range diawali dari sel D14 sampai sel G14.




C. Fungsi-fungsi pada Microsoft Excel


1. SUM


Digunakan untuk menjumlah data dalam cell. Cara menulis fungsi SUM adalah sebagai berikut.
  • Bentuk penulisan fungsi SUM untuk menjumlah beberapa bilangan dalam satu cell adalah ” =Sum(angka1;angka2;…) ”
    Contoh: =SUM(1;5;7) >> hasilnya adalah 13. Hasil tersebut akan tertampil pada cell.


  • Jika kalian ingin menjumlah bilangan yang terdapat di dalam beberapa cell, bentuk penulisannya adalah "=SUM(Sel1;Sel2;…)"
    Contoh: =SUM(B1;C3;D2) >> Hasilnya bebas kalian taruh di cell manapun


  • Jika kalian ingin menjumlahkan suatu range, bentuk penulisannya adalah ” =SUM(range) ”
    Contoh: Saya akan menggunakan data dari nilai mahasiswa. Saya akan menjumlah Nilai1 seperti pada gambar. Untuk menjumlahkan Nilai1 maka saya harus menjumlah range dari D2 sampai D11 maka rumus yang saya gunakan adalah =SUM(D2:D11)



  • Ada cara alternatif jika kalian ingin menjumlahkan suatu range tanpa menulis rumusnya. Pada Microsoft Excel terdapat fitur AutoSum. Dengan fitur tersebut kalian tidak perlu menulis rumus suatu fungsi. Untuk menjumlahkan suatu range dengan AutoSum adalah pertama kalian blok terlebih dahulu range yang kalian ingin jumlahkan. Lalu, klik menu Formulas pilih AutosSum >> Sum.



2. AVERAGE

Digunakan untuk menghitung rerata/ rata-rata. Cara menulis fungsi AVERAGE adalah sebagai berikut.
  • Bentuk penulisan fungsi AVERAGE untuk menghitung rata-rata beberapa bilangan dalam satu cell adalah ” =AVERAGE(nilai1;nilai2;…) ”
    Contoh: =AVERAGE(5;9;7) >> hasilnya adalah 7. Hasil tersebut akan tertampil pada cell.


  • Jika kalian ingin menghitung rata-rata bilangan yang terdapat di dalam beberapa cell, bentuk penulisannya adalah "=AVERAGE(Sel1;Sel2;…)"
    Contoh: =AVERAGE(B1;C3;D2) >> Hasilnya bebas kalian taruh di cell manapun



  • Jika kalian ingin menghitung nilai rata-rata suatu range, bentuk penulisannya adalah ” =AVERAGE(range) ”
    Contoh: Saya akan menggunakan data dari nilai mahasiswa. Saya akan mencari rata-rata dari Nilai1 seperti pada gambar. Untuk mencari rata-rata Nilai1 maka saya harus menggunakan rumus =AVERAGE (D2:D11)


  • Ada cara alternatif jika kalian ingin menghitung rata-rata suatu range tanpa menulis rumusnya. Pada Microsoft Excel terdapat fitur AutoSum. Dengan fitur tersebut kalian tidak perlu menulis rumus suatu fungsi. Untuk menghitung rata-rata suatu range dengan AutoSum adalah pertama kalian blok terlebih dahulu range yang kalian ingin jumlahkan. Lalu, klik menu Formulas pilih AutosSum >> Average.



3. STDEV


Salah satu fungsi yang ada di Microsoft Excel, yaitu fungsi STDEV. Fungsi STDEV digunakan untuk menghitung nilai standar deviasi. Apa sih standar deviasi itu? Standart deviasi atau biasa disebut sebagai simpangan baku, yakni berfungsi untuk mengetahui keragaman dari sebuah data yang berasal dari pengamatan.

Standar deviasi ini biasa digunakan dalam sebuah penelitian dengan cara mengambil sebuah sampel terlebih dahulu. Apabila nilai dari standart deviasi bernilai besar,maka datanya akan berbeda-beda atau biasa disebut heterogen.

Sementara, jika dari hasil perhitungan yang didapat adalah nilai standart deviasi rendah, maka data tersebut nantinya akan memiliki kesamaan atau nilainya tidak jauh berbeda, atau biasa disebut dengan homogen.

Ada beberapa hal yang perlu kalian pahami sebelum mencoba menerapkan fungsi STDEV, diantaranya:
  • Simpangan baku ini dhitung menggunakan metode n-1
  • Untuk argumennya, kalian bisa menggunakan angka maupun nama
  • Sel yang kosong, atau ada nilai kesalahan dalam sebuah array aan diabaikan
  • Apabila data kalian merepresentasikan seluruh populasi, maka untuk menghitung simpangan bakunya mengunakan STDEVP
Saya akan mencontohkan penerapan fungsi STDEV. Saya akan mencari simpangan baku dari data nilai mata kuliah beberapa mahasiswa. Saya ingin menghitung standar deviasi dari Nilai1 maka saya menuliskan rumus fungsinya =STDEV(D2:D11) lalu tekan enter. Pada cell D14 akan terlihat hasil dari standar deviasinya 




4. IF


IF merupakan salah satu fungsi logika yang terdapat pada Microsoft Excel. Fungsi ini berguna untuk memilih satu dari dua nilai berdasar pengujian logika. Fungsi Excel IF akan menghasilkan sebuah nilai tertentu jika kondisi yang kalian tentukan untuk di evaluasi terpenuhi (TRUE) dan akan menghasilkan nilai lainnya apabila uji logika atau kondisi itu tidak terpenuhi (FALSE).

Dengan kata lain fungsi IF excel ini akan melakukan evaluasi terhadap uji logika tertentu kemudian menghasilkan nilai TRUE atau FALSE. Nilai TRUE adalah nilai dimana kondisi tersebut terpenuhi dan nilai FALSE adalah nilai untuk kondisi yang tidak terpenuhi.

Untuk melakukan uji logika ini, fungsi if pada excel biasanya menggunakan operator perbandingan excel yang sudah kita bahas sebelumnya. yakni menggunakan operator =, >, >= , < atau <= dan lain sebagainya.

Bentuk penulisan fungsi IF adalah "IF(TesLogika; [KondisiTerpenuhi];[KondisiTidakTerpenuhi])". Terdapat 2 macam penulisan fungsi IF,yaitu fungsi IF tunggal dan ganda. Saya akan mencontohkan keduanya dengan menggunakan data nilai mahasiswa.

1.) IF Tunggal


Saya akan mencontohkan fungsi IF tunggal untuk menentukan status lulus atau tidak lulusnya mahasiswa.

  • Siapkan data untuk menentukan interval nilai berapa yang dinyatakan lulus dan interval nilai berapa yang dinyatakan tidak lulus. Disini saya akan mengatur bahwa nilai rata-rata mahasiswa <45 dinyatakan tidak lulus.
  • Saya menggunakan rumus =IF(G2<45;"TIDAK LULUS";"LULUS") untuk mahasiswa A


  • Maksud dari rumus =IF(G2<45;"TIDAK LULUS";"LULUS") adalah uji logika pada sel E2 apakah nilainya kurang dari 45 atau tidak. Jika bernilai kurang dari 45 maka rumus if akan menghasilkan teks TIDAK LULUS. Sebaliknya jika nilai G2 lebih dari 45 maka rumus IF akan menghasilkan nilai teks LULUS. Mahasiswa A tersebut dinyatakan lulus karena mempunyai nilai >45. 

2.) IF Ganda


Fungsi atau rumus excel IF bisa juga dimasukkan ke dalam fungsi IF yang lain. Kasus ini sering juga disebut rumus if ganda, rumus if bertingkat, rumus if bersarang atau rumus if bercabang. Atau dalam istilah lain disebut Nested IF Function.

Penerapan rumus IF bercabang ini maksimal hanya bisa digunakan sampai 64 cabang saja.

Saya akan mencontohkan fungsi IF ganda untuk menentukan Huruf mutu dari nilai mahasiswa

  • Siapkan data untuk menentukan interval nilai yang akan dikonversi menjadi huruf mutu. Saya akan mengatur interval nilai sebagai berikut.

  • A jika nilai >= 75
    B jika nilai >= 65
    C jika nilai >= 55
    D jika nilai >= 45
    E jika nilai < 45

  • Untuk menentukan huruf mutu mahasiswa A , saya menggunakan rumus =IF(G2>=75;"A";IF(G2>=65;"B";IF(G2>=55;"C";IF(G2>=45;"D";IF(G2<45;"E")))))


  • Maksud dari rumus
    =IF(G2>=75;"A";IF(G2>=65;"B";IF(G2>=55;"C";IF(G2>=45;"D";IF(G2<45;"E")))))adalah jika G2 lebih dari atau sama dengan 75 ditulis A, jika tidak lebih dari atau sama dengan 75 evaluasi lagi G2 apakah lebih dari atau sama dengan 65. Jika G2 ebih dari atau sama dengan 80 Tulis B, jika tidak tulis C. Hasil Akhir B.

5. Vlookup


Fungsi VLOOKUP adalah salah satu fungsi ms. Excel yang digunakan untuk mencari data pada kolom pertama sebuah tabel data, kemudian mengambil nilai dari sel mana pun di baris yang sama pada tabel data tersebut.

Dengan rumus Vlookup pada Microsoft Excel ini kita dapat mengisi data pada sebuah tabel berdasarkan data pada tabel referensi lain dengan menggunakan sebuah nilai kunci yang spesifik.

Bentuk fungsi Vlookup adalah "VLOOKUP(NilaiYangDiCari; TabelReferensi; NomorKolom; [RangeLookup])"
  • Contohnya
    Diberikan tabel daftar nilai di bawah, saya akan mengambil rata-rata nilai dan status lulus dari tabel kiri


  • Untuk mengambil rata-rata nilai saya menggunakan
    rumus =VLOOKUP(L2;$C$2:$I$11;5;FALSE). Artinya adalah akan dicari cell yang bernilai sama dengan cell C2 pada tabel referensi C2 sampai I11. Jika terdapat cell yang sama maka nilai dari kolom 5 cell tersebut akan dimasukkan ke cell M2 dimana kita menulis rumusnya, dengan nilai rangelookup nya FALSE.


  • Simbol $ dalam rumus berfungsi agar nilai tidak berubah-ubah.


D. Aplikasi Penggunaan Software Pengolah Data


Salah satu aplikasi penggunaan software pengolah data adalah menghitung pajak. Di bawah ini terdapat suatu permasalahan kita akan coba memecahkan masalah pajak tersebut menggunakan software pengolah data.



  • Untuk mencari besar pajak A setiap tahunnya kita dapat menggunakan rumus 
    =(100+8)/100*(besar pajak tahun sblumnya)
    Contoh jika ingin mencari pajak tahun 2006 maka rumus nya adalah =(100+8)/100*C2. Kenapa dikali C2? karena pajak A tahun 2006 terletak di cell D2 maka besar pajak tahun sebelumnya berada di cell C2.


  • Untuk mencari besar pajak B setiap tahunnya kita dapat menggunakan rumus
    =(100+5)/100*(besar pajak tahun sblumnya)
    Contoh jika ingin mencari pajak tahun 2006 maka rumus nya adalah =(100+5)/100*C3. Kenapa dikali C3? karena pajak A tahun 2006 terletak di cell D3, maka besar pajak tahun sebelumnya berada di cell C3.




Sekian artikel saya tentang Exploration of Data Processing Software. Mohon maaf jika masih terdapat kesalahan dalam penulisan. Semoga bermanfaat bagi kalian semua. Terimakasih sudah setia mengujungi blog Mrtd404 :)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

[P8-NCC] Manajemen Basis Data dengan Microsoft Access

Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh Hello guys kembali lagi di blog Mrtd404 😻😻. Setelah lama engga memposting dikarenakan ...

Mrtd404 Designed by Templateism.com Copyright © 2014

Diberdayakan oleh Blogger.
Published By Blogger Templates20